Sejarah Piala Eropa

Piala Eropa merupakan turnamen kejuaraan sepakbola antar negara-negara di Eropa yang diadakan setiap 4 tahun sekali.

Turnamen ini pertama kali diadakan pada tahun 1960. Ide pengadaan turnamen kejuaran sepakbola negara-negara Eropa ini pertama kalinya dicetuskan oleh Henri Delaunay pada tahun 1927. Sayangnya, Henri Delaunay terlebih dahulu meninggal 5 tahun sebelum Piala Eropa pertama kalinya resmi digelar (1960). Dan untuk menghormatinya, trofi juara turnamen ini dinamakan atas namanya, yaitu trofi Henri Delaunay.

Piala Eropa merupakan turnamen kejuaraan sepakbola dunia nomor 2 yang paling banyak ditonton setelah turnamen Piala Dunia FIFA. Sebagai tolok ukur saja, final turnamen Euro 2012 ditonton oleh sekitar 300 juta orang di seluruh dunia.

Awal Mula Piala Eropa 1960

Turnamen perdana diadakan di Perancis. Total ada 17 tim yang saling berkompetisi di babak kualifikasi. Namun hanya 4 tim/negara yang akhirnya berhak berkompetisi di turnamen Piala Eropa. Final pertama berlangsung antara Uni Soviet melawan Yugoslavia di Paris. Yang mana dimenangkan oleh Uni Soviet dengan skor akhir 2-1. Spanyol yang seharusnya bertanding melawan Uni Soviet pada perempat final saat itu, memutuskan untuk mundur. Hal ini dikarenakan adanya ketegangan politik diantara kedua negara tersebut.

Piala Eropa kedua digelar di Spanyol pada tahun 1964. Tim yang mengikuti kualifikasi turnamen ini mengalami kenaikan yang cukup drastis. Dari yang sebelumnya hanya 17 tim/negara menjadi 29 tim. Namun tetap saja, pada akhirnya, hanya 4 tim yang berhak untuk berkompetisi di turnamen utama. Di edisi ke-2 ini, tuan rumah Spanyol berhasil mengalahkan juara bertahan Uni Soviet dengan skor akhir 2-1 di stadium Santiago Bernabeu, Madrid.

Edisi ketiga turnamen Piala Eropa ini diadakan di Italia pada tahun 1968. Pada saat itu, ada kejadian yang cukup unik dan untuk pertama kalinya serta hanya satu-satunya dalam sejarah turnamen ini. Pemenang dari semi-final antara Italia dan Uni Soviet ditentukan melalui lempar koin. Yang kemudian dimenangkan oleh Italia. Dan juga pertandingan final antara Italia melawan Yugoslavia harus diulang. Pertandingan pertama berakhir dengan skor 1-1. Kemudian setelah melakukan pertandingan ulang, Italia menang atas Yugoslavia dengan skor akhir 2-0.

Format turnamen dengan 4 tim ini berlangsung selama 5 edisi. Tepatnya hingga tahun 1976.

Perubahan Jumlah Peserta Turnamen Menjadi 8 Tim

Edisi ke-6 Piala Eropa tahun 1980 ditandai dengan ekspansi peserta turnamen menjadi 8 tim dari yang sebelumnya hanya 4 tim. Sekali lagi, Italia menjadi tuan rumah dari turnamen ini. Turnamen ini dibagi menjadi 2 grup, yang mana nantinya pemenang dari masing-masing grup akan bertanding di babak final. Jerman Barat memenangkan Piala Eropa ke-2 mereka dengan mengalahkan Belgia dengan skor akhir 2-1.

Format peserta turnamen ini (8 tim) bertahan selama 4 edisi yaitu hingga edisi ke-9 tahun 1992.

Peserta Piala Eropa Menjadi 16 Tim

Edisi ke-10 turnamen Piala Eropa menjadi momen spesial karena pesertanya mengalami peningkatan yang cukup besar, yaitu 16 tim yang nantinya akan berlaga di turnamen utama setelah melewati babak kualifikasi. Inggris menjadi tuan rumah turnamen ini pada tahun 1996. Namun tuan rumah harus menyerah kepada Jerman lewat adu penalti. Ini merupakan titel pertama kalinya untuk Jerman sebagai negara yang bersatu (yang sebelumnya terpecah menjadi 2, Jerman Barat dan Jerman Timur).

Juara Piala Eropa 2000

Piala Eropa 2000 menjadi pertama kalinya turnamen ini diadakan di 2 negara yang berbeda, yaitu Belanda dan Belgia. Perancis, sebagai juara Piala Dunia, digadang-gadangkan untuk bisa memenangkan turnamen ini pada saat itu. Dan Perancis membuktikan kualitasnya dengan mengalahkan Italia pada babak tambahan dengan skor akhir 2-1.

Piala Eropa edisi ke-12 tahun 2004 diadakan di Portugal. Dan merupakan salah satu edisi yang menghasilkan kejutan. Dimana Yunani, yang hanya sekali saja mengikuti Piala Dunia (1994) dan Piala Eropa (1980). Berhasil mengalahkan tuan rumah pada babak final dengan skor 1-0. Yunani sebenarnya sudah tampil cukup mengejutkan dengan mengalahkan Portugal pada laga pembukaan turnamen ini. Namun tidak ada yang menyangka, Yunani akan mengulanginya lagi pada laga final melawan Portugal ini.

Penggunaan Teknologi Garis Gawang (Goal Line Technology)

Edisi ke-14 Piala Eropa pada tahun 2012 ditandai dengan beberapa perubahan. Seperti penggunaan teknologi garis gawang atau GLT (Goal Line Technology). Hal ini dipicu dari pertandingan pada babak grup antara Inggris melawan Ukraina. Pada saat itu, gol Ukraina tidak diakui oleh wasit pertandingan. Padahal setelah melihat tayangan ulang, ternyata bola telah melalui garis gawang Inggris. Edisi ke-14 ini juga melihat Spanyol berhasil mempertahankan gelar juara mereka setelah memenangkan Piala Eropa edisi ke-13 tahun 2008.

Peserta Piala Eropa Menjadi 24 Tim

Setelah melewati 4 edisi dengan 16 tim, turnamen ini memperbanyak jumlah pesertanya sekali lagi, yaitu menjadi 24 tim. Dimana nantinya akan dibagi menjadi 6 grup dan masing-masing grup mempunyai 4 tim yang akan saling bertanding.

Perancis menjadi tuan rumah turnamen Piala Eropa edisi ke-15 ini. Portugal keluar sebagai juara walaupun penampilan mereka yang kurang meyakinkan selama turnamen ini. Apalagi, mereka harus bermain tanpa Cristiano Ronaldo pada babak final melawan tim tuan rumah, Perancis. Namun ternyata Portugal tetap berhasil tampil cukup apik dan mencetak 1 gol pada babak tambahan. Skor akhir 1-0 akhirnya dimenangkan oleh Portugal yang baru pertama kalinya mengangkat trofi Henri Delaunay ini.

Turnamen Yang Diadakan pada Tahun 2021 Tetap Akan Menggunakan Nama “Euro 2020”

Walaupun diundur hingga Juni 2021. Piala Eropa edisi ke-16 ini akan tetap menggunakan nama “Euro 2020”. Namun sejatinya, hal ini belum dikonfirmasi oleh pihak UEFA sendiri. Namun tentunya banyak faktor yang membuat nama Euro 2020 susah untuk diganti. Karena materi promosi komersil yang terlanjur menggunakan nama Euro 2020. Hal ini tentunya akan membutuhkan biaya yang cukup besar apabila harus merubah nama menjadi Euro 2021.

Disisi lain, Euro 2020 adalah peringatan 60 tahun dari edisi perdana turnamen ini. Sehingga dengan menggunakan nama Euro 2020 pada tahun 2021 nantinya, akan tetap mempunyai arti yang sama, yaitu dalam rangka memperingati perayaan 60 tahun Piala Eropa.